Mari Berkenalan dengan Framework JavaScript

7 Framework, Library dan Extension JavaScript Terbaik 2017

Pada post kali ini, saya akan membahas mengenai 7 framework, library dan extension JavaScript terbaik yang mungkin bisa membantu kamu untuk membangun tampilan web yang lebih menarik.



1. React
React merupakan framework modern yang dikembangkan oleh para engineering di Facebook. Framework ini menyediakan pendekatan data rendering yang unik, komponen yang bisa digunakan kembali dan tampilan web yang dibangun dengan React menjadi fleksibel, cepat dan ringan.

React sangat efisien dan bisa dikatakan mudah untuk dipelajari jadi siapun bisa mempelajarinya secara online. Framework ini dapat dengan cepat diimplementasikan pada proyek, dan kamu dapat dengan mudah untuk fokus membuat tampilan web.

2. AngularJs
AngularJs merupakan alternatif pilihan untuk membangun tampilan web. AngularJs merupakan framework front-end yang memungkinkan kita untuk membangun halaman aplikasi yang menarik.

3. JQuery
jQuery UI dapat membantu kamu untuk mengembangkan aplikasi web dengan waktu yang singkat pada desain user interface. jQuery terutama digunakan dengan code client-side JavaScript. jQuery UI hadir dikemas dengan UI widget dan CSS styles.

4. Backbone.Js
Backbone.Js terdiri dari plugin yang dikelola dengan baik yang dapat membuat aplikasi lebih mudah untuk didesain dan diskala. Backbone.Js membuat kode JavaScript kamu menjadi rapi dan memisahkan markup kamu dari data. Backbone.Js menawarkan kemampuan server-side yang sangat bagus dan menawarkan fitur yang paling releban untuk pengembangan front-end dan web desainer yang ingin membuat halaman web dengan cara yang lebih elegan.

5. RxJS
Aplikasi web telah berubah dari halaman statis sederhana hingga ke DHTML dengan animasi untuk revolusi Ajax. Dan menjadi lebih kompleks untuk mengelola setiap kali kita menambahkan hal-hal baru dan lebih banyak data untuk itu. Reactive Extensions untuk JavaScript termasuk library untuk menyusun program asynchronus dan event-based menggunakan observable sequence dan fluent query operator.

6. Vue.Js
Vue.js merupakan alternatif untuk framework besar seperti AngularJS. AngularJS dapat menjadi berat untuk setup, untuk sesuatu yang ringan Vue.js bisa menjadi solusi yang lebih baik. Bagi developer yang telah berpengalaman dengan Angular, menggunakan Vue tidak akan menjadi masalah. Untuk membangun aplikasi full-fledged single page dengan Vue.js, gunakan vue-router yang terintegrasi dengan Vue.js core untuk menangani routing.

7. Ember.Js
Ember.js menawarkan framework single page application untuk membangun aplikasi web modern. Ember.js menjadi yang popular untuk membangun aplikasi single page sebelum Angular dan React. Ember.js tetap menawarkan pilihan yang sangat baik untuk pengembang yang ingin membuat front-end client baru.
Previous
Next Post »